Desain Interior Apartemen Minimalis dengan Sentuhan Natural Kayu dan Batu Bata

Lokasi apartemen, yang akan direvisi kali ini, berada di Green Village yang bersejarah, Manhattan, New York City. Bukan gedung baru, apartemen Jennifer Chang berada di gedung empat lantai yang ditetapkan sebagai sekolah menengah pada tahun 1886. Ketika membeli apartemen 96,4 m2 ini pada tahun 2014, Jenn Chang menemukan bahwa keadaannya masih masuk akal, tetapi dengan tata letak yang cukup standar . Karena alasan ini, ia dan dua temannya kemudian mencoba mengubah kesempatan menjadi lebih efisien, lebih cantik, segar dan juga nyaman.

Bagian bangunan yang digunakan sebagai ruang kelas memiliki langit-langit setinggi sekitar 4 meter dan jendela yang luar biasa besar. Kondisi bangunan, yang benar-benar “tidak biasa”, menjadikannya properti yang unik dan menarik. Jendela besar memberi akses ke banyak sinar matahari, membuat suasana di ruangan terasa lebih luas. Di satu sisi dinding, batu bata warna dan penampilan sengaja ditampilkan sebagai bagian dari dekorasi ruangan. Cahaya alami yang masuk melalui jendela di sebelah batu bata membuat dinding terlihat cerah dan menonjol.

Kesan bangunan tua dan membosankan benar-benar tidak terlihat di ruang keluarga ini, kan? Ketika Anda mempercayai gaya interior Skandinavia, ruang keluarga terasa sangat nyaman untuk dipasang. Putih mendominasi saat Anda memasukkan warna-warna terang, seperti abu-abu terang. Seperti bisa dilihat pada pemilihan warna karpet dan sofa. Khusus untuk sofa sebagai elemen paling penting di ruang tamu, Jenn Chang memilih sofa lebar berwarna abu-abu muda, kaki kecil dengan desain elegan dan modern. Selain itu, kehadiran tiga jendela besar memastikan bahwa ruang tamu menerima banyak radiasi alami, membuat ruangan semakin hangat dan nyaman.

No votes yet.
Please wait...

Contoh Gambar Desain Interior Apartemen Minimalis dengan Sentuhan Natural Kayu dan Batu Bata

Desain Interior Apartemen Minimalis dengan Sentuhan Natural Kayu dan Batu Bata | eddye | 4.5